Cegah Dampak Kabut Asap, Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Ingatkan Warga Lindungi Diri dan Keluarga

ADMIN MEDIA
0

 

PASAMAN — Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman menjadi perhatian Kepolisian Resor (Polres) Pasaman. Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Perma Anggawisastra mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah perlindungan untuk menjaga kesehatan serta keselamatan keluarga.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian jajaran Polres Pasaman terhadap kondisi masyarakat di tengah munculnya kabut asap yang berpotensi mengganggu kenyamanan, jarak pandang, hingga kesehatan, terutama bagi warga yang memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi.

Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele kondisi kabut asap. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah menggunakan masker, khususnya ketika harus beraktivitas di luar rumah.

Penggunaan masker dinilai penting untuk membantu mengurangi paparan langsung asap ke saluran pernapasan. Masyarakat juga diminta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lingkungan dan tidak memaksakan diri berada di luar ruangan apabila kabut asap semakin pekat.

“Jaga kesehatan, lindungi diri dan keluarga dari dampak kabut asap,” menjadi pesan penting yang disampaikan kepada masyarakat Pasaman.

Selain penggunaan masker, warga juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kondisi udara memburuk. Terlebih bagi anak-anak, lanjut usia dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan, perhatian serta perlindungan harus lebih ditingkatkan.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi anggota keluarga masing-masing. Jika tidak ada kepentingan mendesak, aktivitas di luar rumah sebaiknya dikurangi ketika kabut asap berada dalam kondisi yang semakin tebal.

Di sisi lain, persoalan kabut asap tidak hanya menyangkut bagaimana masyarakat melindungi diri dari paparan asap. Upaya mencegah munculnya sumber asap baru juga menjadi bagian penting yang harus dilakukan secara bersama-sama.

Karena itu, masyarakat Pasaman diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Aktivitas pembakaran yang tidak terkendali dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus memperburuk kondisi udara di tengah masyarakat.

Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif menjaga lingkungan. Warga diminta segera memberikan informasi kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.

Menurutnya, pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Kesadaran dan kepedulian masyarakat memiliki peranan besar dalam mencegah meluasnya kebakaran sekaligus mengurangi dampak kabut asap.

Kondisi kabut asap juga menjadi pengingat bahwa kesehatan dan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Langkah sederhana seperti menggunakan masker, membatasi aktivitas luar ruangan dan tidak membakar lahan sembarangan dapat menjadi bagian dari upaya menghadapi kondisi tersebut.

Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Perma Anggawisastra kembali mengajak masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Warga diminta mengutamakan kesehatan, khususnya kelompok rentan, sembari bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak muncul sumber asap baru.

Dengan kepedulian bersama, diharapkan masyarakat Kabupaten Pasaman dapat menghadapi kondisi kabut asap dengan lebih aman. Keselamatan warga, kesehatan keluarga dan kelestarian lingkungan harus menjadi perhatian bersama hingga kondisi udara kembali membaik.

**EYS

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)